Puisi Untuk Mudofar
seperti usiamu, seperempat abad
lapuk laramu menepis durja
tenang, sebentar!
“kopinya belum tersaji…”
Oh, ya
kukira kaupun tahu filosopi kopi
hitam dan pahit
minumlah secara perlahan
dan jangan ngalulupa
menjangkah tiga puluh kilometer kotanya
Jatinangor,17 Ferbruari 2015
Komentar
Posting Komentar