kembali malam menuangkan renungan
tersaji ingatan menyepi dan menyendiri
tentang asa dan tentang masa
seperti halnya muara mengingat hulu
ingin rasanya kembali untuk mengenang
mengenang asa itu
mengenang masa itu
jauh memutar potret waktu
apalagi menutup rapat potongan berkaca-kaca
sebatas alas atas alasan disela-sela lusa
menjadi rumit kala senja bersandiwara
karena esok hari insomnia mengugurkannya
pagi menyelinap tak melirik jawaban yang telah usang
cukup mengangkat tangan
dan itu saja.
semoga angin kemarau membawa kabar lain untuk ditanyakan esok kelak.
Rck, 5 Januari 2014
tersaji ingatan menyepi dan menyendiri
tentang asa dan tentang masa
seperti halnya muara mengingat hulu
ingin rasanya kembali untuk mengenang
mengenang asa itu
mengenang masa itu
jauh memutar potret waktu
apalagi menutup rapat potongan berkaca-kaca
sebatas alas atas alasan disela-sela lusa
menjadi rumit kala senja bersandiwara
karena esok hari insomnia mengugurkannya
pagi menyelinap tak melirik jawaban yang telah usang
cukup mengangkat tangan
dan itu saja.
semoga angin kemarau membawa kabar lain untuk ditanyakan esok kelak.
Rck, 5 Januari 2014
Komentar
Posting Komentar