SELEPAS GERIMIS

Ketika terik mulai meretakkan hati yang kerontak
Dan engkau adalah hujan setelah sekian lama kemarau panjang

Detik-detik dari tiap tetes menabur pelipur...
Kini aku menantinya
Pelangi selepas gerimis
Yang mendamba tak mengetuk pintu dahulu

Biarkan warna dari kemilaumu menjadi opsi...
Opsi dari resepsi gulita di malam hari...

Walau dengan pagi aku tak mengungkapkan simbolik yang mendebar..
Yang merintih..
Dan menghening ketika empat mata bersandiwara

Rck, 09-10-13

Komentar